Dokumentasi BAZNAS Morowali

UPZ BAZNAS Bintang STAI Morowali Terbentuk, Langsung Dorong Gerakan ZIS di Lingkungan Kampus

01/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten Morowali

Morowali — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Bintang Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Morowali resmi terbentuk sebagai bagian dari upaya memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di lingkungan perguruan tinggi.

Pembentukan UPZ tersebut ditindaklanjuti dengan diterbitkannya surat edaran dari STAI Morowali pada 31 Juli 2026 tentang program pengumpulan infak bagi dosen dan tenaga kependidikan. Edaran tersebut menjadi langkah awal untuk membangun budaya berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan kampus melalui lembaga resmi BAZNAS.

Dalam surat edaran Nomor 04.539/Spb/STAI-MOR/VII/2026, STAI Morowali menyampaikan tindak lanjut atas Instruksi Bupati Morowali Nomor 23 Tahun 2025 tanggal 12 Maret 2025 terkait optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Morowali.

Dalam edaran tersebut, dosen dan tenaga kependidikan STAI Morowali diajak berpartisipasi dalam program infak sebesar Rp15.000 per orang setiap bulan. Pengumpulan dilakukan melalui bendahara STAI Morowali untuk selanjutnya disetorkan ke rekening resmi BAZNAS Kabupaten Morowali.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keberadaan UPZ BAZNAS Bintang STAI Morowali tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi langsung diikuti dengan aksi nyata dalam menggerakkan partisipasi sivitas akademika.

SK UPZ Diserahterimakan

Penguatan kelembagaan UPZ BAZNAS Bintang STAI Morowali kemudian ditandai dengan serah terima Surat Keputusan (SK) UPZ pada 1 September 2026.

SK tersebut diserahterimakan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Morowali, Abdul Razak, kepada Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) STAI Morowali, DR. H Najamuddin, S.Ag, S.Pd, M.Pd dalam rangkaian kegiatan Penyaluran Bantuan Beasiswa Mahasiswa kepada 16 mahasiswa di STAI Morowali.

Serah terima SK ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Morowali dan STAI Morowali, khususnya dalam membangun sistem pengumpulan dan penyaluran dana ZIS yang tertib, transparan, dan akuntabel.

Ketua BAZNAS Kabupaten Morowali, Abdul Razak, mengapresiasi langkah STAI Morowali yang telah merespons program penguatan UPZ dengan cepat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menumbuhkan kesadaran berzakat dan berinfak, tidak hanya di kalangan dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga mahasiswa.

“Kami berharap UPZ BAZNAS Bintang STAI Morowali dapat menjadi wadah pengumpulan ZIS yang amanah sekaligus menjadi bagian dari gerakan membangun kepedulian sosial di lingkungan kampus,” ujar Abdul Razak.

Ia menambahkan, dana yang dihimpun melalui UPZ nantinya dapat mendukung berbagai program BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya para mustahik di Kabupaten Morowali.

Dari Kampus untuk Masyarakat

Selain edaran bagi dosen dan tenaga kependidikan, STAI Morowali juga telah menerbitkan edaran tersendiri mengenai Program Infak Mahasiswa. Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa infak mahasiswa diberikan secara sukarela sesuai keikhlasan masing-masing.

Dengan demikian, terbentuknya UPZ BAZNAS Bintang STAI Morowali diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya ekosistem ZIS di lingkungan kampus—mulai dari dosen, tenaga kependidikan hingga mahasiswa.

Ke depan, sinergi BAZNAS Kabupaten Morowali dan STAI Morowali diharapkan tidak hanya meningkatkan penghimpunan ZIS, tetapi juga memperluas manfaatnya melalui program pendidikan, sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

“Dari kampus, menebar kepedulian; dari infak, menghadirkan kebermanfaatan.”

KABUPATEN MOROWALI

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12