Dokumentasi BAZNAS Morowali
Perkuat Tata Kelola Haji 2027, BAZNAS Morowali dan Kemenhaj Morowali, Bentuk Tim Kolaborasi Pengadaan Hewan DAM dan Kurban
24/08/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten MorowaliMOROWALI — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Morowali berkolaborasi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umroh Morowali membentuk Tim Kolaborasi Pengadaan Hewan DAM dan Kurban. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola, transparansi, serta akuntabilitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 dan tahun tahun mendatang.
Sinergi dua lembaga ini bertujuan memastikan pengelolaan kewajiban DAM (denda) dan ibadah kurban jemaah haji asal Kabupaten Morowali berjalan sesuai syariat Islam, terorganisir dengan baik, serta memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Bertempat diruang kerja Kepala Kementerian Haji dan Umroh Morowali, poin poin penting disepakati.
Poin Penting Kerja Sama
-
Standarisasi Syariah dan Kesehatan: Tim gabungan akan menyeleksi serta menjamin hewan DAM dan kurban memenuhi kriteria syar'i serta lolos uji kesehatan hewan.
-
Transparansi Pengelolaan: Mengintegrasikan pencatatan dan pelaporan keuangan serta distribusi secara akuntabel di bawah pengawasan BAZNAS dan Pemda.
-
Pemanfaatan Hasil Kurban: Mengoptimalkan pendistribusian daging hewan kurban dan DAM agar tepat sasaran, khususnya untuk penanganan stunting, kebutuhan lauk pauk santri pondok pesantren dan pemberdayaan masyarakat miskin di wilayah Morowali.
-
Kemudahan Jemaah: Menyediakan jalur resmi pengurusan DAM yang terintegrasi sejak tahap manasik haji.Melalui kolaborasi ini, masing-masing pihak memegang peran strategis:
> BAZNAS Kabupaten Morowali mengelola manajemen pengadaan hewan ternak yang diprioritaskan bersumber dari para peternak lokal binaan BAZNAS Morowali serta mengatur distribusi pemanfaatan daging kurban untuk masyarakat penerima manfaat (mustahik).
> Pemerintah Daerah Morowali melalui dinas teknis terkait diharapkan memfasilitasi pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala untuk menjamin standar kelayakan, kelancaran logistik, serta koordinasi distribusi ke wilayah prioritas di berbagai kecamatan.
Senada dengan Kepala Kemenhaj Morowali H. Mauluddin, Ketua BAZNAS Kabupaten Morowali Abdul Razak menegaskan bahwa pembentukan tim ini merupakan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah. Dengan adanya wadah resmi ini, jamaah haji tidak perlu ragu mengenai keabsahan dan penyaluran hewan DAM mereka.
Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali turut menyambut positif inisiatif ini dan semoga bisa memberikan dukungan regulasi serta fasilitas teknis pendukung demi kelancaran persiapan Haji 2027. Melalui integrasi ini, pelaksanaan ibadah haji diharapkan tidak hanya menyempurnakan rukun jemaah secara individu, tetapi juga membawa kemaslahatan yang lebih luas bagi perekonomian dan kesejahteraan umat di Morowali.