Dokumentasi BAZNAS Morowali
Kisah Pilu Aso Asal Pebatae: Hidup Sebatang Kara di Gubuk Terpal, Kini Segera Miliki Rumah Layak Huni dari BAZNAS Morowali
03/09/2026 | Humas BAZNAS Kabupaten MorowaliMOROWALI – Kisah memilukan Aso, warga Desa Pebatae, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, akhirnya menemui titik terang setelah ia resmi melakukan perekaman KTP dan mendapatkan kepastian bantuan rumah layak huni pada Kamis, 3 September 2026. Pria yang berstatus yatim piatu sejak kecil dan hidup sebatang kara tanpa sanak saudara ini sebelumnya viral di media sosial karena kondisi kehidupannya yang sangat memprihatinkan.
Selama bertahun-tahun, Aso bertahan hidup di sebuah gubuk yang jauh dari kata layak. Tempat tinggalnya hanya berupa gubuk beratap daun kelapa, berdinding kayu ranting serta bekas terpal lusuh, dengan lantai tanah langsung. Mirisnya, ia juga bertahun-tahun hidup terisolasi dari akses jaminan sosial karena tidak memiliki identitas kependudukan resmi.
Sadar akan kondisi tersebut, warga sekitar yang peduli bergerak bersama mengantarkan Aso ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Morowali pada Kamis (3/9) untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan pengurusan Kartu Keluarga (KK).
Solidaritas Warga dan Solusi Nyata BAZNAS
Cerita pilu Aso yang viral memicu gelombang empati yang cepat. Aksi solidaritas spontan dari warga berhasil mengumpulkan donasi awal sebesar Rp2 juta yang langsung dialokasikan untuk pembangunan fondasi rumah baru.
Puncak dari solusi pemenuhan hajat hidup Aso terjadi pada hari yang sama, Kamis (3/9), saat perwakilan warga dan Aso difasilitasi untuk bertemu langsung dengan jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Morowali. Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Morowali, Abdul Razak, bersama Wakil Ketua II BAZNAS Morowali, Jalaluddin, menyambut hangat dan langsung memberikan kepastian konkret.
BAZNAS Morowali memastikan akan turun tangan penuh mendanai dan membangunkan sebuah Rumah Layak Huni (RLH) yang representatif berukuran 4x4 meter untuk Aso.
Apresiasi Kepada Muzakki ASN dan Ajakan Kepedulian
Menanggapi realisasi bantuan ini, pihak BAZNAS Morowali menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh muzakki (pembayar zakat) dan munfik yang telah menyalurkan dana zisin (zakat, infak, sedekah) mereka. Apresiasi khusus diberikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali yang selama ini secara konsisten dan rutin menunaikan zakat dan infaknya melalui BAZNAS Morowali. Melalui dana zakat dari para ASN inilah, program-program kemanusiaan taktis seperti pembangunan rumah layak huni untuk warga miskin ekstrem seperti Aso dapat diwujudkan dengan cepat.
Di akhir pertemuan, BAZNAS Morowali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus mengawal proses pembangunan rumah Aso. Masyarakat luas diimbau untuk memperkuat sinergi, bergotong-royong, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap warga di sekitar yang masih membutuhkan uluran tangan, agar tidak ada lagi warga Morowali yang luput dari perhatian.
#BaznasMorowali #RLHB